Ternyata Ini Penyebab MCB Listrik Dirumah Sering Turun

Daftar Isi

Bismillahirramaanirrohiem

Arus listrik di rumah yang anjlok menjadi salah satu problem yang umumnya dialami oleh masyarakat. Jika kondisi tersebut terjadi, tentu saja aktivitas di dalam rumah akan terhambat karena bisa membuat peralatan elektronik menjadi tidak berfungsi. 

Terlebih untuk kondisi listrik yang sering mati, sehingga peralatan elektronik di rumah akan mudah mengalami kerusakan. Lantas, apa penyebab MCB listrik menjadi turun? 

Nah, sebelum membahas seputar penyebabnya, lebih baik pahami dulu apa yang dimaksud dengan MCB itu sendiri. Oleh karenanya, simaklah baik-baik ulasan mengenai MCB dibawah ini.

Penyebab MCB listrik sering turun

Pengertian MCB

MCB adalah salah satu jenis alat breaker, atau keamanan pada instalasi listrik. Selain MCB, terdapat setidaknya 11 alat Breaker listrik yang bisa di sini : 11 Macam Circuit breaker keamanan arus listrik

MCB merupakan singkatan kata dari Miniature Circuit Breaker, dimana ia berupa salah satu komponen instalasi listrik rumahan dengan perannya yang sangat penting. Mengenai perannya, MCB ini berfungsi sebagai system perlindungan terhadap instalasi listrik ketika terjadi beban daya berlebih dan hubungan arus singkat listrik (korsleting). 

Akan tetapi, kegagalan fungsi MCB sangat beresiko terhadap berbagai hal-hal yang cukup membahayakan. Ya, seperti halnya terjadi percikan api akibat adanya hubungan singkat yang nantinya bisa memicu kebakaran besar. 

Dalam instalasi listrik rumahan, biasanya MCB akan dipasang di KWh meter listrik PLN dan di bagian box MCB-nya. Adapun mengenai berbagai fungsi dari MCB listrik yang harus Sobat ketahui seperti berikut:

Sebagai Pemutus Arus

Fungsi pertama dari MCB listrik yang akan dibahas, yakni berperan sebagai pemutus arus melalui cara manual dan otomatis. Jika ingin dilakukan secara manual, maka Sobat harus merubah toggle switch yang ada di bagian depan MCB-nya. 

Sedangkan untuk cara yang otomatis hanya akan terjadi ketika terdeteksi adanya arus berlebihan (overload), karena disebabkan oleh penggunaan peralatan elektronik yang terlalu banyak. Selain itu, ia juga akan bekerja ketika terjadi hubungan singkat arus listrik. 

Penyebab MCB listrik sering turun

Memberikan Perlindungan Terhadap Beban Arus yang Berlebihan

Seperti yang sudah disebutkan pada poin diatas tadi, bahwa kinerja MCB akan berfungsi ketika mendeteksi adanya penggunaan arus listrik secara berlebihan. Sebagai contoh, misalkan Sobat menggunakan MCB yang kapasitas arus listriknya mencapai 6A. 

Akan tetapi, arus listrik yang digunakan di rumahmu itu telah mencapai 7A. Alhasil, akan terjadi trip dengan delay waktu yang lumayan lama karena MCB teah mendeteksi adanya arus listrik berlebihan. Ketika suhu pada bagian bimetal MCB sudah panas, maka MCB akan memutuskan arus listriknya. 

baca juga : Begini Cara Menghitung Daya Listrik Untuk biaya Tagihan PLN bulanan di Rumah !

Perlindungan Terhadap Korsleting (Hubungan Singkat)

Apabila terjadi korsleting, maka kondisi ini bisa memicu datangnya arus listrik dalam skala besar yang mengalir pada system instalasi listrik. 

Pada MCB terdapat komponen berupa solenoid, yang mana ia memiliki gaya tarik magnet untuk menarik switch dalam memutus aliran listrik. Dengan begitu, MCB dapat memberikan perlindungan agar tidak terjadi kerusakan pada peralatan elektronik lainnya. 

3 Faktor yang Membuat MCB Listrik Menjadi Turun

1. Penggunaan Listrik yang Terlalu Berlebihan

Memang tidak bisa dimungkiri lagi bahwa segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan itu selalu membuahkan dampak negatif. Begitu juga dengan penggunaan listrik yang terlalu berlebihan, sehingga akan membuat MCB di rumah menjadi turun. 

Hal itu bukan tanpa alasan, karena banyaknya penggunaan peralatan elektronik secara bersamaan dalam jangka waktu yang lama. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebaiknya Sobat lepas dulu kabel peralatan elektronik yang dirasa bisa mengonsumsi energi listrik terlalu besar, seperti lemari pendingin, air conditioner (AC), hingga pompa air. 

Jika sudah demikian, silahkan naikan kembali jumper MCB listriknya. Agar listrik tidak anjlok lagi, sebaiknya Sobat nyalakan dulu peralatan elektronik yang konsumsi daya listriknya tidak teralu besar.  

Penyebab MCB listrik sering turun

2. Terjadi Kerusakan Pada MCB

Apabila penggunaan listrik dirumahmu masih terbilang wajar, tapi MCB-nya sering mengalami penurunan, maka ada kemungkinan MCB tersebut mengalami kerusakan. 

Pada umumnya, MCB yang mengalami kerusakan itu ditandai dengan bagian casing atau bodinya yang terasa panas serta tercium aroma seperti bau terbakar. Saat di cek, biasanya bagian luar dan dalam bodi MCB akan tampak gosong akibat terbakar oleh percikan api. 

Jadi, ada kemungkinan masalah ini dikarenakan sambungan kabel pada perangkatnya longgar atau bergeser. Tak hanya itu, kerusakan pada MCB juga bisa disebabkan oleh perangkat yang usia penggunaanya sudah terlalu lama. 

Adapun mengenai beberapa cara yang bisa Sobat lakukan untuk mengetahui gejala kerusakan pada MCB listrik seperti di bawah ini:

  1. Periksa kondisi suhu MCB, apakah panas atau tidak? Apabila terasa panas, maka segera ganti MCB tersebut dengan MCB yang baru
  2. Periksa bagian terminal MCB pada KWh meter, kemudian amati secara seksama karena dikhawatirkan berpotensi memicu percikan api
  3. Amati seberapa lama MCB listrik tersebut akan kembali turun, lalu catat waktunya. Seandainya MCB masih mengalami penurunan meski peralatan elektronik yang Sobat gunakan tidaklah banyak, segera hubungi petugas PLN dan memintanya untuk memeriksa kondisi isntalasi listrik
  4. Jika instalasi listriknya tak bermasalah tapi MCB masih tetap turun, berarti kondisi MCB tersebut sudah tidak layak lagi digunakan sehingga harus diganti dengan yang baru. 

3. Terjadi Korsleting Pada Instalasi Listrik

Faktor berikutnya yang membuat MCB sering mengalami penurunan, yakni karena terjadi Korsleting pada instalasi listrik. Selain itu, adanya arus pendek juga dapat terjadi akibat mengalami kerusakan pada perangkat elektronik yang Sobat gunakan. 

Meski penurunan pada MCB listrik di rumah merupakan masalah yang umum terjadi, namun tetap saja Sobat tidak boleh menyepelekannya. Apalagi Sobat sampai coba-coba untuk memperbaiki MCB seorang diri, yang dikhawatirkan tingkat kerusakannya malah semakin parah dan bisa memicu kebakaran hebat lho!

Selengkapnya : Ini Penyebab Korsleting Listrik dan cara mengatasinya

Bagaimana Cara Mengatasi MCB Listrik yang Sering Turun?

Penyebab MCB listrik sering turun

Untuk uraiannya , bisa di baca dibawah ini :

1. Mengontrol Penggunaan Peralatan Elektronik

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi bahwa penggunaan peralatan elektronik yang berlebihan merupakan salah satu faktor penyebab MCB listrik mengalami penurunan. Oleh karena itu, Sobat harus mengutamakan peralatan-peralatan elektronik yang memang sangat diperlukan untuk kebutuhan dirumah. 

Dengan kata lain, segera matikan peralatan elektronik yang fungsinya dirasa kurang diperlukan. Bahkan, cara ini juga sangat membantu dalam menghemat listrik agar tagihan per bulannya tidak membengkak. 

2. Lakukan Perbaikan Terhadap Instalasi Listrik

Memperbaiki system intalasi listrik dirumah juga menjadi salah satu solusi yang bisa Sobat lakukan untuk mengatasi penurunan pada MCB. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya panggil petugas PLN atau teknisi untuk memeriksa serta memperbaiki system instalasi listrik di rumah. 

Untuk mengatasi berbagai kerusakan pada instalasi listrik, Selengkapnya di : Macam-Macam Kerusakan Instalasi Listrik Rumah & Solusinya

3. Mengganti MCB Listrik Dengan yang Baru

Tak berbeda dengan perangkat elektronik pada umumnya, yang mana performa atau kinerja MCB listrik juga akan mengalami penurunan seiring usia penggunaan. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban bagi pemilik rumah untuk segera mengganti MCB yang lama dengan MCB listrik yang baru. 

Nah, itulah ulasan singkat mengenai penyebab MCB listrik menjadi turun beserta tips mengatasinya, sehingga bisa Sobat jadikan sebagai bahan penambah wawasan. 

Simak :



Posting Komentar

Ahli Kelistrikan teknologi

Oleh Wijdan Sidiq R

Seorang Lulusan Teknik Listrik Tahun 2015, pernah juga Praktek Kerja di CV. AryaTech untuk pembuatan panel Listrik PT. Schneider Electric Indonesia. Juga pemilik Ruko Kondang Service tempat gulung dinamo dan refarasi berbagai alat elektronik bersama ayahnya yang sudah berpengalaman lebih dari 25 tahun.