Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diantara Jenis-Jenis Pompa Air Ini, Mana Yang terbaik Untuk Digunakan Di Rumah?

Jenis pompa air dan kekurangan kelebihannya untuk mengetahui jenis terbaik

Bismillahirrohmanirrohim

Tak lengkap rasanya bila kita sering membahas bagaimana cara mengatasi pompa air yang rusak dari berbagai sudut kerusakan dengan begitu detail dan mendalam tanpa menjelaskan mengenai jenis pompa air itu sendiri. (hmmm begitu detail kah...)

Apakah mengetahui jenis pompa air ini penting bagi kita?

Tentu saja...

Dengan mengetahui jenis pompa air, kita nantinya akan semakin mudah dalam memilih pompa air terbaik yang pas untuk keperluan dan hunian kita. Jangan sampai salah memilih pompa air karena masing-masing jenis pompa air memiliki plus minus dan kegunaannya tersendiri.

Pada pembagian jenis kali ini, kami akan beberkan mengenai jenis pompa air dari mulai :

  1. Jenis pompa air dari cara kerjanya
  2. Jenis pompa air dari sumber tenaganya
  3. Jenis pompa air dari kedalaman hisap dan dorongnya
Diantara Jenis-Jenis Pompa Air Ini, Mana Yang terbaik Untuk Digunakan Di Rumah?


Langsung saja, mari kita mulai...

1. Jenis Pompa air dari Mekanisme Kerjanya

Terdapat beberapa jenis pompa air yang bisa diketahui dari cara kerjanya. Saya sendiri baru menemukan 3 jenis pompa air, entah berapa jumlah pastinya sehingga saya tidak yakin hanya 3 jenis pompa air ini. Mungkin jika ada tambahan jenis pompa air dari cara kerjanya ini akan saya update di kemudian hari.

Atau, bagi sobat yang punya pengalaman lebih mengenai jenis pompa air, bisa tulis di kolom komentar

a. Pompa air Reciprocating

Pompa air ini memiliki cara kerja menggunakan elemen yang bergerak bolak balik di dalam sebuah silinder yang di udah menjadi energy aliran air. Contoh penggunaan Pompa reciprocating adalah pompa manual yang sering ditemui di pedesaan.

b. Pompa air Sentrifugal

Pompa air Sentrifugal memiliki cara kerja mengubah energi mekanis penggerak menjadi energi kinetis, disini adalah kecepatan. Fluida ini diarahkan menuju saluran buang dengan memakai tekanan dengan menggunakan impeller yang berputar didalamnya.

Umumnya, pompa jenis sentrifugal digerakan oleh motor penggerak seperti Dinamo motor listrik, kemudian putaran yang dihasilkan diteruskan menuju impeller yang terletak di bagian penghiasap air.

Jenis-Jenis Pompa Air Reciprocating
Sumber : www.idpipe.com

Contoh penerapan pompa air sentrifugal ini bisa di lihat di : Pompa air sumur dangkal, Pompa air jet pump dan semi jet pump.

c. Pompa air Diafragma

Pompa air diafragma atau banyak orang menyebutnya pompa bertekanan tinggi ini merupakan jenis pompa yang secara prinsif kerja mirip sekali dengan reciprocating yang ditambah dengan komponen karet. 

Jenis-Jenis Pompa Air Diafragma
Sumber : https://www.caratekno.com/

Kita akan menemukan banyak contoh penggunaan Pompa diafragma ini di industri-industri yang menerapkan mesin-mesin pnematik dan hidrolik. Selain itu pompa jenis ini bisa ditemukan di pompa penambah tekanan seperti pompa untuk cuci mobil yang menggunakan dinamo DC.


2. Jenis-Jenis Pompa air Dari Sumber Tenaganya

Pompa air manual

Secara mekanisme kerjanya, pompa air manual termasuk pada jenis pompa reciprocating. Didalam pompa ini terdapat piston (Plunger) yang bergerak turun naik dalam silinder untuk menghasilkan perpindahan air. 

Jenis Pompa Air manual
Sumber : https://arsipteknik.blogspot.com/

Disebut manual karena pompa air ini lebih banyak di operasikan menggunakan tangan. Lumayan sambil olahraga bantu orang tua. hehe...

Kelebihan Pompa air Manual

  • Tanpa memerlukan daya listrik
  • Tidak memerlukan bahan bakar
  • Cocok digunakan di area pedalaman yang belum ada listrik
  • Menambah otot dan kesehatan anda
Kekurangan pompa air manual
  • Memerlukan kehadiran manusia untuk di gerakan secara manual
  • Debit air yang didapatkan terbilang sedikit

Pompa air Listrik

Pompa air Listrik merupakan pompa air yang sangat sering kita temui di lingkungan kita. Keefisiennan dari tenaga listrik yang bisa ditemukan di rumah-rumah membuat semua alat saat ini menggunakan tenaga listrik, termasuk untuk mobil listrik yang saat ini sedang booming. eh kok malah bahas mobil....

Pompa air Listrik ini merupakan jenis pompa air yang menggunakan sistem kerja pompa sentrifugal yang mengandalkan impeller sebagai alat tekan.

Keuntungan menggunakan Pompa air listrik

  • Energi listrik lebih efisien
  • Energi listrik mudah ditemukan di perumahan
  • Sudah banyak tersedia di pasaran
  • Banyak tersedia tukang servicenya
  • berbagai jenis pompa air listrik sesuai kebutuhan
Kekurangan pompa air listrik
  • Mengharuskan adanya energi listrik sehingga tidak portable
  • Terdapat resiko pengguna terkena setrum


Pompa air Diesel / Bensin

Jenis Pompa Air Diesel untuk sawah

Pompa Diesel merupakan jenis pompa dengan tenaga geraknya menggunakan bahan bakar sebagaimana kendaraan. Pompa ini sering kita jumpai di project-project yang membutuhkan asupan air cukup besar atau untuk penyurutan suatu kolam.

kelebihan Pompa Diesel

  • Tenaga paling tinggi dibandingkan jenis pompa lainnya
  • Debit air yang bisa dikumpulkan lebih banyak
  • Daya dorong sangat jauh
kelemahan pompa air diesel
  • Harga cukup mahal
  • biaya operasional lebih tinggi
  • suara sangat berisik
  • Getaran sangat tinggi
  • ukurannya cukup besar
  • Kurang efisien jika digunakan untuk keperluan rumah tangga


Jenis Pompa air Listrik dari Cara dan Kedalaman Hisapnya

Jenis 1 : Pompa Air Sumur Dangkal

Jenis Pompa Air sumur dangkal

Pompa air sumur dangkal merupakan jenis pompa air paling standar dan paling banyak kita temukan di berbagai hunian. Dengan gayanya yang ringkas, ringan serta murah membuatnya menjadi favorit di masyarakat. 

Kelebihan pompa sumur dangkal

  • Ringan
  • Ringkas
  • Mudah perawatan
  • Daya listrik terbilang irit
  • Mudah pemasangan
  • Memiliki harga murah
  • spare part banyak ditemukan

Kekurangan Pompa air sumur dangkal

  • Daya hisap pendek max. 9 m
  • daya dorong pendek
  • Debit air yang tertampung terbilang lama
  • Tidak cocok digunakan dengan skala terlalu sering seperti seharian

Jenis 2 : Pompa air Semi Jet

Jenis Pompa Air semi jet

Pompa air semi jet merupakan jenis pompa air yang mirip sekali dengan pompa Jet pump atau sumur dalam. Ciri pompa air semi jet adalah memiliki ukuran mesin penghisap air yang besar, berbeda dengan pompa sumur dalam yang lebih ringkas. 

Pompa air Semi jet ini memiliki keunggulan dari daya listrik yang diterapkan umumnya lebih rendah dari pompa air sumur dangkal meskipun daya tarik airnya sama atau lebih dalam.

Misalnya saja :

  1. Pompa air sumur dangkal memiliki daya hisap 9 m dengan daya listrik 125 watt
  2. Pompa air Semi jet memiliki daya hisap 11 m dengan daya listrik 100 watt

kelebihan pompa air semi jet

  • Daya listrik umumnya lebih irit dibanding pompa sumur dangkal
  • Daya hisap lebih dalam dibandingkan pompa sumur dangkal
  • Debit air terkumpul pada penampungan bisa cepat
Kekurangan pompa air semi jet
  • Desain cukup besar sehingga tidak mudah disimpan
  • Cukup berat sehingga pemasangannya tidak disarankan untuk di gantung
  • Memiliki harga yang cukup mahal dibandingkan Pompa sumur dangkal meskipun daya hisapnya hampir sama


Jenis 3 : Pompa air Sumur dalam

macam pompa air sumur dalam

Pompa air sumur dalam atau Jet Pump merupakan jenis pompa air yang banyak di aplikasikan di area perkotaan yang jarak air di dalam tanahnya cukup dalam. Secara desain pompa air ini mirip dengan pompa air semi jet.

Sedangkan bedanya terlihat pada bagian pipa hisapnya yang menggunakan dua pipa ke bagian area sumber air. Pipa pertama digunakan untuk menghisap air, sedangkan pipa kedua digunakan untuk mendorong air.

Kelebihan Pompa air Jet pump

  • Daya hisap lebih dalam, bisa sampai 50 meter
  • Daya dorong lebih tinggi, bisa sampai 50 meter
Kekurangan pompa air jet pump
  • Daya listrik yang digunakan sangat tinggi
  • Ukuran yang besar membutuhkan space besar untuk penyimpanan pompa
  • Harga terbilang cukup mahal

Jenis 4 : Pompa air Rendam / Submersible Pump

macam pompa air submersible Pump rendam

Pompa air rendam adalah jenis pompa dipasang di sumber air, hingga dinamakan pompa rendam atau celup. Pompa ini tidak miliki pipa hisap karena langsung pada pompa airnya. Hanya memiliki pipa dorong yang sumburannya bisa mencapai 50 meter

Pompa rendam atau submersible pump ini merupakan jenis pompa yang sedang trending, karena penggunaannnya mulai mengalihkan penggunaan jenis pompa konvesional seperti pompa sumur dangkal, semi jet dan Jet pump.

Kenapa pompa air celup ini bisa mengalihkan penggunaan pompa konvensional? Jawabannya bisa di lihat dari kelebihan ini :

Kelebihan pompa rendam

  • Mudah di pasang. Sejatinya dalam memasang pompa biasa, kita harus memperhatikan kerapatan pipa hisap, jangan sampai ada kebocoran sedikitpun untuk bisa menghisap. Namun Pompa submersible ini tidak memiliki pipa hisap sehingga air pasti naik dan pemasangan akan juah lebih mudah dan cepat.
  • Tidak memakan banyak space ruangan, karena pompa airnya sendiri berada di sumber air
  • Debit air yang di dapatkan sangat banyak dan cepat
  • Bisa digunakan dengan jangka waktu lama, beberapa produk bisa 24 jam lebih non stop

Kekurangan Pompa celup

  • Untuk saat ini harganya cukup tinggi
  • Resiko kerusakan lebih tinggi karena dalam air
  • Sulitnya perawatan & pengecekan
  • Masih jarangnya Spare part tersedia di pasaran
  • Masih sulit menemukan teknisi yang mampu memperbaiki submersible pump
Banyak Hal lain yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih Pompa celup. Selengkapnya : Dalam Memilih Pompa air celup (submersible Pump) hal apa saja yang harus dipertimbangkan?

Jenis 5 : Pompa air Dorong / Booster Pump

jenis pompa air booster

Pompa dorong sebagaimana namanya merupakan pompa air yang berfungsi untuk mendorong atau memberikan tekanan lebih pada air yang dialirkan. Pompa ini tidak memiliki daya hisap sebagaimana pompa air sumur dangkal dan lainnya, tetapi hanya memberikan daya dorong lebih pada air sehingga pada saat air keluar keran akan terdapat tekanan lebih kencang.

Apakah pompa air biasa bisa digunakan untuk booster pump? Jika bisa kenapa kita tidak langsung menggunakan pompa air biasa saja? Jawabannya ada pada : Prinsif Kerja & Mekanisme Pemasangan Pompa Booster.

Kelebihan pompa air dorong / Booster Pump

  • Desain ringkas sehingga tidak memakan tempat
  • Hemat listrik
  • Bisa di aliri air panas seperti untuk water heater
  • Mudah dalam perawatan
  • Otomatisasi lebih optimal karena pompa booster memang didesain untuk itu
  • Skruktur mesin lebih kokoh dan kuat
Kelemahan pompa booster
  • Penghisapan air kurang dari 9 m, untuk hiasapannyapun kurang optimal dan kami tidak merekomendasikan pompa air ini untuk menghisap air
  • Harganya cenderung lebih mahal dibandingkan pompa sumur dangkal.

Jenis 6 : Pompa air Listrik DC

jenis pompa air DC untuk semprotan mobil

Jenis pompa air ini secara mekanisme mirip-mirip dengan pompa air lainnya, bedanya cuma sumber tenaga motor listriknya berasal dari listrik DC (direct Current). Sumber listrik ini biasanya berasal dari Batterai dan panel surya.

Pompa air DC ini banyak kita temukan di pencucian mobil karena memiliki tekanan yang tinggi

Kelebihan pompa air listrik DC

  • Bisa digunakan untuk pertanian dengan dikombinasikan dengan panel surya
Kekurangan pompa air Listrik DC
  • Diperlukan listrik DC untuk menghidupkannya, jika tidak bisa menggunakan adaptor. Jika langsung dihubungkan pada listrik AC, bisa menyebabkan kerusakan.

Rekomendasi Pompa air terbaik untuk anda :

Dalam memilih pompa air, banyak pertimbangan yang harus di lakukan, misalnya pertimbangan untuk apa pompa air tersebut nanti digunakan, kedalam sumber air, sumber energi yang tersedia dan lain sebagainya.

Pompa air untuk keperluan harian pengisian toren air

Jika anda memerlukan pompa air yang digunakan sebagai rutinitas pengisian toren air harian, menggunakan pompa air listrik menjadi pilihan terbaik. Untuk menentukan jenis pompa air listrik terbaik mana yang bisa digunakan, kita harus mempertimbangkan kedalaman air dan sumber listrik yang tersedia dirumah anda. 

Info lengkap mengenai memilih pompa air bisa buka : Jangan salah Pilih! Tips Cerdik memilih Jenis Pompa Air yang sesuai dengan kebutuhan anda

Pompa air untuk keperluan Pengurasan kolam

Dalam pengurasan kolam, diperlukan pompa air yang memiliki kecepatan pengambilan air yang tinggi, kami merekomendasikan penggunaan pompa air Diesel karena memiliki power cukup tinggi sehingga bisa dengan cepat menguras kolam.

jenis pompa air untuk pesawahan

Selain itu juga pompa air ini bisa digunakan untuk distribusi air untuk pesawahan yang tidak memiliki sumber listrik.

Pompa DC untuk pertanian

Pompa air DC ini sangat kami rekomendasikan bagi sobat yang ingin mengalirkan air di perkebunan dikombinasikan dengan panel surya. Ini banyak diaplikasikan oleh petani-petani yang jauh dari sumber listrik karena lumayan efektif dan mudah di gunakan.

Jenis pompa air panel surya di pertanian

baca selengkapnya : Cara kerja Pompa air Tenaga Panel Surya untuk Pertanian

Demikian ulasan kali ini mengenai jenis-jenis pompa air. Apakah sobat sudah menemukan jenis pompa air yang pas untuk keperluan? Jika dirasa artikel ini bermafaat, jangan lupa untuk share artikel ini ke teman-teman sobat melalui tombol share dibawah ini

Posting Komentar untuk "Diantara Jenis-Jenis Pompa Air Ini, Mana Yang terbaik Untuk Digunakan Di Rumah?"