5 Alasan Pompa Air Cepat Panas : Cara Memperbaikinya !

Daftar Isi

Bismillahirrahmanirrahiem

Oke, salah satu kerusakan yang cukup sering terjadi pada pompa air, selain pompa air tidak menghisap air adalah pompa air yang cepat panas kemudian mati.

Penyebab pompa air cepat panas

Kerusakan seperti ini cukup mengganggu, karena meskipun tidak secara langsung menghentikan air mengalir, namun pompa jadi cepat berhenti tiba-tiba karena panas, dan yang lebih fatal lagi, pompa air tersebut dapat mengalami kerusakan yang lebih parah.

Alasan kenapa Pompa air panas Cepat mati...

Panas dari pompa air, dihasilkan dari bagian kumparan dinamo yang mengalami kenaikan tempelatur. Selain kenaikan suhu, ketika kita ukur menggunakan tangampere, arus (ampare) pada pompa air meningkat. 

Kenaikan suhu pada dinamo yang melebihi batas maksimal akan membuat pompa air mati. Kemudian, saat suhu dinamo pompa kembali turun, maka pompa akan hidup kembali.

Maka disini akan terjadi siklus pompa air hidup mati.

Kenapa bisa mati, karena pada dinamo pompa air, terdapat thermal protektor menempel pada kumparan, yang akan memutuskan suplly arus listrik bila mana suhu dinamo melebihi batas maksimal Thermafuse tersebut.

Penyebab pompa air cepat panas

Umumnya, Thermofuse akan memutus arus listrik dan mematikan pompa bila suhu sudah mencapai 100 - 125 Celcius. 

Bila thermofuse rusak, atau pompa air sobat tidak dilengkapi dengan thermofuse, maka suhu pompa air akan terus meningkat, panas tersebut dapat merusak bagian SEAL. 

Karena seal terbuat dari bahan karet, karetnya dapat meleleh dan kemudian pompa air tidak menghisap air. waduh....

Kemudian akan menyebabkan bagian kumparan gosong atau terbakar. Waduhh-wadduhh...

Lalu Bagaimana Mengatasi Pompa air Yang cepat panas ?

Secara umum, memang kenaikan suhu pada pompa air, misalnya shimizu ini hampir bisa di pastikan adalah karena gangguan pada bagian kumparan dinamonya. 

Yang perlu digaris bawahi, adalah, kumparan dinamo tidak serta merta tiba-tiba mengalami gangguan panas begitu saja. Ada beberapa hal yang mempengaruhinya. 

Apa saja ?

1) Tegangan Yang Digunakan Naik turun

Sedikit lebih dalam kita ulas, faktor yang menyebabkan pompa air cepat panas adalah karena adanya naik turunnya tegangan. 

Selain membuat pompa air cepat panas, tegangan yang naik turun juga dapat mempercepat umur pompa air, sehingga cepat rusak.

Selain pompa air, dampak dari naik turunnya tegangan ini bisa juga membuat alat elektronik lainnya cepat rusak.

Penyebab pompa air cepat panas

Oleh karenannya sebaiknya gunakan Stabilizer untuk menstabilkan tegangan di rumah.

2) Pompa air Terendam air

Pompa yang sudah kebanjiran, sebaiknya tidak langsung dihidupkan, sebaiknya biarkan dulu menjadi kering, sebagaimana panduan di sini : Langkah Terbaik Ketika Pompa Air Terendam Karena Banjir

Air yang masuk ke bagian mesin dinamo water pump dapat mengakibatkan ketidak normalan arus listrik dan lama kelamaan akan mengakibatkan korsleting listrik.

Nah, karena bagian dinamo sudah korslet, akibatnya arus listrik yang terdapat pada kumparan lebih tinggi, tidak sesuai dengan luas penampang tembaga, akibatnya menimbulkan panas dan lama kelamaan membuat pompa air mati.

Kerusakan ini dapat terjadi di hampir semua jenis dan merk pompa air, baik itu pompa sumur dangkal, semi jet, pompa sumur dalam (Jet pump) dari merk Shimizu, Sanyo, National maupun Panasonic. 

Kecuali pompa submersible Pump (pompa redam) karena pompa ini sudah di desain kedap air di bagian dinamonya. Makanya : Anda harus mengganti Pompa air biasa ke Submersible Pump

Cara Mengatasinya :

Langkah terbaik yang dapat sobat lakukan adalah coba keringkan dulu bagian dinamo pompa air dengan cara di jemur, sebagaimana dijelaskan pada konten yang sudah saya sematkan diatas.

Jika sudah di jemur, namun pompa air masih mudah panas dan mati tiba-taba, maka langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah menggulung ulang dinamo.

3) Poros Pompa air tidak presisi

Poros pada pompa air merupakan bagian yang meneruskan energi kenetik berupa putaran dari dinamo ke bagian impeller pompa untuk menghisap air.

Nah, untuk mendapatkan energi kinetis yang effisien, bagian poros di area dinamo yaitu Rotornya, harus benar-benar presisi. 


Bila bagian Rotor ini tidak presisi, akan mengakibatkan tidak efesiennya daya yang disalurkan. Meningkatkan ampere, juga mengakibatkan putaran jadi tidak stabil atau bahkan diam. Nah karena poros terdiam namun kumparan memberikan energi elektromagnetik, maka sederhananya akan meningkatkan suhu Pompa air.

Kenapa bisa demikian ?

Penyebab poros menjadi tidak presisi bisa disebabkan karena kesalahan teknis pabrik, atau karena bagian Bearing yang sudah rusak. Bearing pada pompa air yang goyang akan membuat bagian poros menjadi tidak Presisi dan membuat putaran tidak stabil atau bahkan diam.

Solusinya :

Sobat bisa mengganti bagian bearing pompa air milik sobat. Dengan yang baru : Cara Mengganti Bearing Pompa air atau bisa cek dulu bagaian rotor pompa air, mungkin saja disana posisinya tidak presisi dan coba presisikan terlebih dahulu.

4) Putaran Pompa air Berat

Putaran pompa air bisa berat disebabkan oleh bagian poros yang macet. Hampir sama dengan penyebab poin kedua, masalah poros ini bisa juga menjadikan pompa panas. 

Penyebab pompa air cepat panas

Ada dua penyebab putaran pompa air menjadi berat, yaitu bagian Impeller dan bagian Bearing

  1. Biasanya di bagian Impeller ada serpihan bebatuan yang menyangkut dan mengakibatkan putaran impeller jadi terhambat.
  2. Selain impeller, macetnya poros ini bisa disebabkan oleh posisinya yang kurang presisi. misalnya bagian impeller yang terlalu ke depan sehingga menyebabkan terjadinya gesekan antara impeller dan tutup Impeller.
  3. Ketiga, bagian bearing yang rusak. Untuk poin ini, silahkan ganti bearing dengan yang baru

Cara Mengatasinya :

  1. Coba buka bagian penutup impeller, dan lihat apakah ada kotoran yang mengganjal disana atau tidak, jika ada silahkan bersihkan. Silahkan coba tutup kembali.
  2. Jika tidak ada, dan poros masih macet, bisa buka bagian tutup belakang dinamo pompa air, kemudian cek, apakah bagian bearing dinamo macet atau tidak. Jika macet silahkan ganti dengan yang baru, namun jika tidak coba pasangkan pompa air kembali dengan teliti, mungkin saja, macetnya pompa air ini karena pemasangan yang kurang pas.

5) Terjadi paling Umum setelah Pompa air di Service

Pompa air paling baik adalah pompa air yang sesuai dengan standar Pabrik. Namun, saat di service, sudah dipastikan terjadi banyak perubahan-perubahan.

Perubahan paling kecil saja misalnya, adalah mengganti kapasitor yang tidak sesuai dengan ukuran standarnya. Hal ini kurang baik untuk umur pompa air, sebaiknya gunakan Kapasitor sesuai dengan standarnya.

kemudian posisi Rotor sudah tidak center lagi dengan bagian kumparan stator. Itu cukup mempengaruhi, dan hal tersebut hanya bisa terjadi bila pompa air yang kita miliki sudah pernah bongkar pasang.

Atau Gulungan dinamo yang digunakan. Meskipun sudah di buat semirip mungkin dengan aslinya, namun tetap saja, sekecil-kecilnya akan ada perubahan suhu yang di alami pompa air sobat.

Dan paling parah adalah, bila mana kita kurang tepat dalam memilih tukang service, dan asal pukul saja tanpa mikir, dapat menyebabkan bagian poros pompa menjadi bengkok. Dan itu bahaya.

Bagaimana solusinya ?

Sebaiknya pilihlah tukang service yang benar sudah di percaya, misalnya sudah berpengalaman bertahun-tahun, dan reputasi baik dari masyarakat.

Cirinya gampang, biasanya tukang service yang berpengalaman, apalagi di bidang pompa air, dia cukup hati-hati saat membuka bagian poros pompa dan bearing, karena bagian itu cukup penting. Bila asal getok saja, itu resikonya akan membuat poros bengkok dan membuat pompa rusak.

Untuk lebih lengkap, simak ulasan ini...


Demikian ulasan kali ini mengenai pompa Alasan Pompa Air Cepat Panas Semoga dapat bermanfaat dan membantu masalah sobat. 

Mohon maaf bila ada kesalahan.

Posting Komentar

Ahli Kelistrikan teknologi

Oleh Wijdan Sidiq R

Seorang Lulusan Teknik Listrik Tahun 2015, pernah juga Praktek Kerja di CV. AryaTech untuk pembuatan panel Listrik PT. Schneider Electric Indonesia. Juga pemilik Ruko Kondang Service tempat gulung dinamo dan refarasi berbagai alat elektronik bersama ayahnya yang sudah berpengalaman lebih dari 25 tahun.