Begini Tips Mudah Membuat Saringan Untuk Air Sumur

Daftar Isi

Bismillahirrohmanirrohim

Selain makanan, tentunya air juga menjadi sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup termasuk manusia. Selain dikonsumsi, air pun kerap digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan lainnya seperti memasak, mencuci, mandi, dan lain sebagainya. 

Begini Tips Mudah Membuat Saringan Untuk Air Sumur

Akan tetapi, kondisi air sumur yang kotor tentu saja bisa ancaman bagi kesehatan kita lho! Tak hanya membahayakan baik diri sendiri, penggunaan air kotor juga bisa membahayakan kesehatan penghuni rumah lainnnya. 

Ha itu bukan tanpa alasan, karena air kotor akan menjadi sarang bagi jentik nyamuk. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengatasi masalah air sumur yang kotor. 

Lantas, bagaimana caranya? Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan memberikan beberapa tips mudah dalam membuat saringan untuk air sumur. Maka dari itu, jangan lewatkan ulasan kali ini.

Peralatan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Saringan Air Sumur
Begini Tips Mudah Membuat Saringan Untuk Air Sumur

Sebelum membuat saringan untuk air sumur, tentu saja ada berbagai jenis perlengkapan atau peralatan yang harus kita persiapkan. Adapun mengenai beberapa peralatan yang harus dipersiapkan seperti berikut :

  • Batu kerikil secukupnya
  • Pasir silica secukupnya
  • Ijuk dan kain tipis
  • 5 kg pasir manganese kualitas super
  • Drum cat yang berukuran 23 kg
  • Drat pipa dengan ukuran panjang 1/2 inci
  • 1 buah drat tangki
  • 1 buah elbow
  • 1 buah keran
  • 1 bungkus lem khusus pipa yang berkualitas
  • Pipa ukuran 1/2 inci seperlunya
  • Karet ban bekas motor seperlunya
  • Beberapa buah batu untuk memecah semburan air
  • Kapas aquarium secukupnya

Cara Membuat Saringan Air Sumur
Begini Tips Mudah Membuat Saringan Untuk Air Sumur

  1. Pertama-tama silahkan lubangi dulu area tepi drum cat di bagian bawahnya
  2. Jika sudah demikian, pasang drat pipa yang berukuran 1/2 inci sebagai saluran keluar saringannya
  3. Setelah itu, silahkan pasang kapas aquarium di bagian muara lubang sebagai filter air
  4. Kemudian masukkan batu kerikil sampai ketebalannya mencapai 10 cm
  5. Pada bagian atas kerikil, masukkan ijuk dengan ketinggian yang juga mencapai 10 cm
  6. Tahap selanjutnya, masukkan kain tipis dengan ketebalan mencapai 0,5 cm. Ya, kain tersebut bertujuan untuk mencegah masuknya pasir ke lapisan ijuk yang ada di bawahnya
  7. Seandainya kain tersebut dimasuki oleh pasir, segera masukkan pasir silica hingga ketebalannya menapai 25 cm
  8. Di bagian atas pasir silica, kamu bisa menempatkan batu pemecah semburan air pada area tengah permukaannya. Dengan begitu, maka semburan air tidak akan menimbulkan lubang di tengah pasir
  9. Lalu berilah ruang udara di bagian atas pasir serta penutup drum cat-nya dengan ukuran sekitar 5 cm
  10. Guna memperkuat tutup cat tersebut, silahkan tambahkan karet ban bekas di bagian sisinya
  11. Kemudian sambungkan keran dengan pipa saringan serta mesin pompa air, agar kamu bisa mengatur tingkat kekencangan maupun pelannya air yang akan masuk ke dalam saringan air sumur
  12. Jika sudah kuat dan kencang, silahkan sambungkan pipa saringan dengan mesin pompa airnya
  13. Kamu pun tinggal mengelem semua sambungan pada pompa air, pipa saringan air sumur, dan keran. Diamkan beberapa saat sampai lem kering agar bisa menempel dengan sempurna
  14. Dalam penggunaan awal, sebaiknya saring air selama 15 menitan sampai airnya terlihat jernih.

Selesai, bagaimana cukup mudah dan simple bukan? 

baca juga : cara memasang Pompa air Jet Pump untuk sumur dalam

Berbagai Bahaya Penggunaan Air Sumur Kotor Untuk Kesehatan

Begini Tips Mudah Membuat Saringan Untuk Air Sumur

Sebagian besar sumber mata air yang kita gunakan selama ini berasal dari tanah. Ya, namun tidak semua daerah memiliki kualitas air tanah atau air sumur yang bersih, terlebih untuk di kawasan perkotaan. Pasalnya, air sumur di daerah perkotaan rentan terkominasi oleh aktivitas industri, kebocoran tangki bahan bakar, hingga rembesan dari pembuangan sampah. 

Tentu saja kondisi tersebut akan membuat air sumur terkontaminasi oleh bakteri hingga senyawa kimia yang berhaya. Pada dasarnya, memasak air yang terkontaminasi sampai mendidih memang dapat membunuh bakteri didalamnya. 

Akan tetapi, cara tersebut tidak mampu menghilangkan zat berbahaya lainnya lho. Bahkan ketika air dimasak, justru hal ini akan membuat konsentrasi zat berbahaya di dalam airnya semakin lebih pekat. Adapun mengenai berbagai bahaya yang akan kamu dapatkan dari penggunaan air sumur yang kotor seperti berikut:

  • Bakteri dapat memicu beragam masalah kesehatan seperti diare, mual, muntah, diare, kram di bagian perut, sakit tenggorokan, demam, pusing, hingga infeksi hepatitis A
  • Kandungan timah didalam air sumur yang dikonsumsi dalam jangka panjang, maka dapat memicu masalah ginjal, hipertensi, serta gangguan pertumbuhan pada anak
  • Air sumur yang mengandung parasit cryptosporidium bisa memicu gangguan pencernaan hingga berakibat fatal
  • Air sumur yang mengandung nitrat akan menghambat pasokan oksigen di dalam darah ke seluruh tubuh balita, sehingga dapat menimbulkan masalah sindrom baby blues. 

Bukan hanya itu, ternyata air sumur yang kotor juga merupakan ancaman serius bagi para ibu hamil, penderita penyakit HIV, pasien yang sedang menjalani kemoterapi dan transplantasi. 

Ciri-ciri Air Sumur yang Layak Digunakan

Begini Tips Mudah Membuat Saringan Untuk Air Sumur

1. Jernih

Ciri-ciri pertama dari air sumur yang layak digunakan, yakni memiliki tampilan jernih. Apabila kondisinya tampak keruh, maka bisa dipastikan bahwa air sumur tersebut sudah tercemari oleh lumpur sehingga tidak ideal digunakan, terutama untuk di konsumsi. 

2. Tidak Memiliki Warna dan Tidak Berbau

Untuk beberapa kasus, terdapat air sumur yang tampilannya berwarna kuning dan hijau. Pada umumnya, masalah ini terjadi akibat adanya berbagai unsur yang terkandung di dalam tanah. 

Apabila warna hijau atau kuningnya sudah menutupi bagian dasar, sebaiknya kamu jangan menggunakan air dari sumur tersebut. Begitu juga dengan aromanya, yang mana air sumur bersih itu tidak memiliki bau. 

3. Memiliki Rasa Tawar

Selain dari tingkat kejernihannya, kamu juga bisa mengecek kelayakan air sumur dari rasanya. Perlu kamu ketahui, air sumur yang bersih itu biasanya memiliki rasa tawar seperti air minum pada umumnya. Jika kamu mendapati rasa yang tidak lazim atau aneh, itu artinya air sumur sudah tercemari oleh polutan sehingga tidak layak untuk digunakan. 

4. Memiliki Tingkat pH (Keasaman) yang Seimbang

Menurut informasi yang didapat, air sumur yang bersih itu harus memiliki pH seimbang antara 6,8 sampai 7,2. Pasalnya, tingkat keasaman yang terlalu tinggi pada air bisa menimbulkan berbagai masalah buruk untuk kesehatan tubuh. 

5. Memiliki Tingkat kesedahan yang Rendah

Ciri-ciri berikutnya dari air sumur yang layak digunakan, yakni memiliki tingkat kesedahan yang rendah. Lalu, apa yang dimaksud dengan kesedahan? Perlu diketahui, kesedahan adalah tingkat kandungan logam berat tertentu pada air, seperti kalsium, magnesium, mangan, dan besi. 

baca juga : Cara Kerja Pompa air | Memahami Kenapa bisa berputar dan menghisap air

Untuk mengecek tingkat kesedahan air sumur ini cukup mudah lho. Kamu pun hanya tinggal mencampurkan sabun dengan air sumur. Apabila airnya sulit mengeluarkan busa, maka tingkat kesedahan yang dimilikinya sangat rendah sehingga layak digunakan. 

Posting Komentar

Ahli Kelistrikan teknologi

Oleh Wijdan Sidiq R

Seorang Lulusan Teknik Listrik Tahun 2015, pernah juga Praktek Kerja di CV. AryaTech untuk pembuatan panel Listrik PT. Schneider Electric Indonesia. Juga pemilik Ruko Kondang Service tempat gulung dinamo dan refarasi berbagai alat elektronik bersama ayahnya yang sudah berpengalaman lebih dari 25 tahun.