Ingin Tahu Cara Menghitung Volume & Luas Tabung?

Daftar Isi

Bismillahirrohmanirrohim

Rumus Cara Menghitung Volume & Luas permukaan Tabung

Sebenarnya kita sudah diajarkan mengenai rumus cara meghitung volume tabung ketika masih duduk di bangku SD. 

Akan tetapi, tak sedikit dari kita yang lupa atau bahkan sama sekali tidak mengerti mengenai cara menghitung volume tabung dengan menggunakan rumus.

Nah, secara kebetulan pada kesempatan kali ini akan memberikan rumus untuk menghitung volume tabung. 

baca juga : Cara menghitung nilai resistor

Mengenal Apa itu Tabung

Silinder atau yang biasa kita sebut dengan istilah tabung merupakan sebuah bangun ruang, dimana bagian sisi alas serta atasnya tampil dengan bentuk lingkaran yang berhadapan, kongruen (mempunyai bentuk dan ukuran yang sama), dan sejajar pada satu sisi tegak berupa sisi lengkung. 

Pada umumnya, tabung mempunyai tiga sisi serta dua rusuk. Adapun mengenai beragam jenis benda yang tampil dengan bentuk tabung, seperti paralon (pipa air), drum, kaeng, gelas, dan masih banyak lagi. 

Lantas, bagaimana cara menghitung isi volume tabung? 

Perumusan Volume Tabung

Rumus Cara Menghitung Volume & Luas permukaan Tabung
Sumber : https://belajarmandiriyuk.com/rumus-luas-dan-volume-tabung.html


Dalam menghitung volume tabung, maka kita harus menggunakan rumus dasar luas yang berupa alas x tinggi. Ya, mengingat alas tabung tampil dengan bentuk lingkaran, tentu saja luas lingkaran tersebutlah yang digunakan untuk mengetahui jumlah volume tabung. 

Biasanya satuan volume tabung berupa kubik dengan lambang pangkat tiga, seperti kubik (cm3) dan meter kubik (m3). Adapun mengenai salah satu contoh soal menghitung volume tabung yang memiliki jari-jari alas 20 cm dengan tinggi 50 cm seperti berikut. 

  • Diketahui : r = 20 cm; t = 50 cm; π=3,14
  • Volume tabung = πr2t
  • =3,14 x 20 x 20 x 50=62.800 cm3

Itu artinya, jumlah volume tabung tersebut mencapai 62.800 cm3.

Perumusan Luas Permukaan tabung

Rumus Cara Menghitung Volume & Luas permukaan Tabung
Sumber : https://www.ruangguru.com/blog/cara-menghitung-luas-dan-volume-tabung

Bagian tabung permukaan terdiri dari beberapa elemen, diantaranya adalah selimut tabung, sisi atas (tutup), dan sisi bawah (alas). Perlu diketahui, bentuk dari selimut tabung tersebut adalah persegi panjang. 

Adapun mengenai rumus luas dan keliling lingkaran yang meliputi berbagai aspek seperti berikut:

  • Keliling Lingkaran : Bangun ruang tabung, maka rumus luas permukaan dan volumenya adalah 89
  • Luas Lingkaran : Bangun ruang tabung, maka rumus luas permukaan dan volume adalah 90
  • Keterangan : K = keliling (m) ; LA = Luas Alas

Tak hanya itu, sisi tegak tabung juga tampil dengan bentuk persegi panjang sehingga perumusannya pun akan berupa L = p x L. Simbol “p“ diartikan sebagai panjang dalam luas persegi panjang, sehingga ia memiliki keliling lingkaran yang sama. 

Hal ini dikarenakan sisi panjang pada pesegi panjang akan melengkung untuk mengelilingi bagian alasnya yang berbentuk lingkaran. Alhasil, rumus pada luas selimut tabung berupa Lφ=2πr x t. 

Bahkan, perumusan untuk luas permukaan tabungnya juga akan berbeda lho. Ya, rumus dari luas permukaan tabung ini berupa

 2 πt (t+r)

Cara Menghitung Volume & Luas permukaan TabungDalam menghitung permukaan tabung, maka kamu bisa menjumlahkan luas pada unsur pembentuknya, yakni luas selimut tabung, luas sisi alas, serta luas sisi atas tabung. Untuk contohnya soalnya, kamu akan menghitung tabung yang memiliki jari-jari alas 7 cm dengan tinggi 10 cm. 

  • Diketahui : r = 7 cm; t = 10 cm; π=22/7
  • Luas permukaan tabung = 2 πt (t+r)
  • Luas permukaan tabung = 2 x 22/7 x 7 (10+7)
  • Luas permukaan tabung = 44 x (10+17)
  • Luas permukaan tabung = 44 x 27
  • Luas permukaan tabung = 1.188 cm2 
Ini merupakan rumus mencari luas permukaan tabung dengan tutup bukan tanpa tutup

Baca juga : Rumus Menghitung Arus Tegangan dan Daya Listrik

Unsur-unsur Pada Tabung Pipa

Rumus Cara Menghitung Volume & Luas permukaan Tabung

Pada bagian sisi atau tutup dan bawah alas tabung berupa lingkaran

Untuk masing-masing pusat lingkaran di namai titik T1 dan T2, yakni terhadap titik tertentu yang memiliki jarak sama terhadap seluruh titik di lingkaran tersebut

Adapun mengenai titik A dan titik B yang ditujukan pada alas tabung, sementara titik C dan titik D ditujunkan pada linkaran bagian atasnya

Terdapat ruas garis yang dinamai T1A dan T1B untuk jari-jari lingkaran, yakni pada jarak pusat lingkaran ke area titik pada lingkaran

Sedangkan ruas garis AB ditujukan pada perhitungan diameter maupun garis tengah lingkaran, yakni ruas garis yang menghubungkan dua titik ke lingkaran melalui titik pusat lingkaran tersebut

Lain halnya dengan ruas garis yang menghubungkan titik T1 dan T2 dinamai dengan istilah “t“ (tinggi tabung). Selain itu, tinggi tabung juga bisa berupa sumbu simetri putar tabung

Pada unsur terakhir berupa sisi lengkung tabung, yakni selimut tabung yang tampil dengan bentuk persegi panjang. Kemudian terdapat garis-garis d bagian sisi lengkung yang sejajar dengan sumbu tabung yang bersimbol (ruas garis T1 T2), dan dinamai dengan istilah garis pelukis tabung. 

Posting Komentar

Ahli Kelistrikan teknologi

Oleh Wijdan Sidiq R

Seorang Lulusan Teknik Listrik Tahun 2015, pernah juga Praktek Kerja di CV. AryaTech untuk pembuatan panel Listrik PT. Schneider Electric Indonesia. Juga pemilik Ruko Kondang Service tempat gulung dinamo dan refarasi berbagai alat elektronik bersama ayahnya yang sudah berpengalaman lebih dari 25 tahun.