Mengenal Mesin Pencuci Piring (Dishwasher) dan bagaimana dia bekerja

Daftar Isi
Mengenal Mesin Pencuci Piring (Dishwasher) dan bagaimana dia bekerja

Bismillahirohmanirohim

Salam teknisi,

Semoga sobat selalu dalam lindungan-Nya. Amin
Mesin Pencuci Piring (Dishwasher)
gambar dishwasher bila dilihat dari depan

Akhir-akhir ini saya sering membahas mengenai mesin cuci, fungsi, bagian-bagian dan cara memperbaiki berbagai kerusakan pada mesin cuci. Tidak lengkap rasanya bila membahas mesin pencuci pakaian saja tanpa membahas mesin satu ini, mirip alias kembarannya ini. oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai mesin pencuci piring dan bagaimana mesin pencuci piring itu bekerja secara lengkap

Apa itu mesin pencuci piring?

Alat pencuci piring berfungsi untuk membersihkan alat-alat dapur, seperti piring, mangkok, gelas, cangkir, dan alat masak lainnya. Alat ini lebih sering digunakan didapur-dapur, restaurant, dan perusahaan ketering makanan. Alat ini juga dapat sobat gunakan bila mana sobat kewalahan harus mencucinya secara manual. Alias malas... he

Berbentuk Hampir sama dengan mesin pencuci pakaian (tepatnya mesin pencuci pakaian satu tabung Front Loading), dan masih banyak kesamaan lain diantaranya membutuhkan air, dan deterjen untuk alat bantu pembersihan. Namun, berbeda dengan Mesin cuci pakaian, mesin pencuci piring ini membutuhkan air bersuhu 55-65 Derajat Celsius dan deterjen yang sangat kuat untuk dapat membersihkan Kotoran dan sisa-sisa makanan yang menempel pada Piring beserta teman-temannya.

Selain itu, perbedaan lain terdapat pada proses bagaimana mesin ini bekerja yaitu meyemprotkan deterjen yang telah dicampurkan dengan air panas ke arah alat-alat dapur yang dicuci untuk menghilangkan kotoran atau sisa masakan kemudian menyemprotkan air bersih untuk membersihkan dari sisa deterjen yang masih menempel




Lalu Bagaimana mesin pencuci piring bekerja?

Sebagaimana dijelaskan diatas, bahwa mesin pencuci piring ini bekerja dengan meyemprotkan air panas dengan deterjen pada piring dan teman-temannya supaya kotoran yang menempel padanya menghilang terbawa arus air.
Harus sobat ketahui, untuk penyemprotan air dalam mesin pencuci piring sangatlah kuat. Oleh karena itu, mesin ini tertutup rapat dengan seal-seal yang kedap air.


Tahap 1

Setelah piring dan alat dapar lain dimasukan, proses operasi dimulai dari penyalur air dingin kran sumber air ke mesin cuci. Ketika sudah tertampung sejumlah air dalam bagian bawah mesin, elemen pemanas mulai bekerja memanaskan air. Proses kerja dari elemen pemanas (heater) ini menggunakan energi listrik.
Mesin Pencuci Piring (Dishwasher) kran air
proses air masuk melalui kran masuk


Tahap 2

Selanjutnya, air dipompa oleh sebuah pompa iar ke dalam mesin yang dihubungkan pada kedua Propeler yang bisa berputar. Propeler satu terbuat dari bahan plastik yang diletakan dibagian bawah rak piring dalam mesin cuci. Dan propeler dua terbuat dari logam (supaya tahan panas), peletakannya dibagian bawah rak mesin bawah
Mesin Pencuci Piring (Dishwasher) propeler
propeler atau saluran air dari dalam mesin

Ketika air masuk pada bagian propeler,propeler akan berputar seperti alat penyiram (spirinkler air) yang dipasang ditaman. Ketika proses perputaran terjadi dan air menyembur keluar melalui lubang-lubang kecil pada permukaan atas propeler membuat banyak semburan air panas keatas menuju barang-barang yang telah disimpan didalam dan hendak dibersihkan.
Mesin Pencuci Piring (Dishwasher)
bagian lebih dalam

Tahap pembersihan
Proses terjadinya pembersihan (pencucian) dilakukan, yaitu air menghantam barang (piring, gelas, dan lain-lain) air tersebut turn kebawah mesin dan dipanaskan kembali oleh elemen pemanas (Heater) dan siklus pencucian kemabali berulang dengan air yang menghantam barang. Proses ini terus berulang sampai pencucian selesai.
Mesin Pencuci Piring (Dishwasher)
bagian bawah mesin pencuci piring

Untuk mengendalikan proses pencucian, mesin pencuci piring dilengkapi dengan Timer (Mis ½ jam). Setelah proses pencucian selesai, kotoran-kotoran yang berukuran kecil akan keluar melalui lubang pembuangan dan kotoran yang berukuran besar akan tertampung pada lubang penampungan pada bagian bawah mesin.

Agar lebih paham simak cara kerja dengan gambar
Mesin Pencuci Piring (Dishwasher)
proses dan cara kerja diskemakan

Agar kinerja dari mesin pencuci piring ini bekerja dengan baik dan dapat dipakai bertahun-tahun, sobat harus melakukan perawatan mesin dengan baik dan benar. Berikut saya uraikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dan harus dirawat dengan baik


Bagian Seal

Seal adalah bagian dalam mesin pencuci piring yang berfungsi untuk menutupi bagian dalam mesin cuci agar tidak ada kebocoran air. Seal ini terdapat pada pintu dan seal ini harsu dalam keadaan baik sehingga dapat menutup secara kuat rapat pada pintu.

Ini penting

Bahaya yang akan diterima bila tidak merawat bagian seal pada pintu mesin ini adalah daerah sekitar akan dipenuhi dengan busa sabun yang kotor dan panas. Hal ini disebabkan oleh proses semrotan air yang bertekanan sangat tinggi terjadi didalam mesin.

Untuk menghindari hal demikia terjadi, sobat harus menjaga seal agar tidak kemasukan bola, eh maksud saya seal agar tetap kuat dan rapat. Jangan sampai seal terganjal oleh kotoran atau terlipat sehingga menyebabkan kerusakan seal.


Saluran air

Saluran air adalah saluran dimana air mengalir, bagian ini adalah bagian paling banyak terdapata pada mesin pencuci piring, dari mulai pengambilan air dari kran sampai pembuangan air. Dan terkadang saluran air ini sering terjadi kerusakan karena kelalaian dalam melakukan perawatan.

Ini penting! Terkadang kita lupa bagian penting ini.

Oleh karena itu, pembersihan pada bagian pembuangan dibagian bawah mesin harus dilakukan dengan rutin. Lubang-lubang pada propeler harus selalu diperiksa juga dan jangan sampai terjadi penyumbatan. Bila terjadi penyumbatan pada bagian propeler, propeler tidak akan berputar secara lancar dan ini akan mengakibatkan kaualitas pencucian tidak optimal dan parahnya lagi dapat merusak mesin.

Selain dari pada itu, sobat harus mewaspadai bagian Propeler tidak berputar. Perputaran propeler disebabkan oleh tekanan air dan tekanan air tersebut dihasilkan oleh pompa ir listrik. Oleh karena itu, bila mana terjadi kerusakan pada putaran air, kemungkinan terbesar adalah terjadi kerusakan pada pompa air listrik. Selain itu, tidak berputarnya propeler bisa disebabkan oleh kebocoran yang terjadi pada saluran yang bertekanan dan mengurangi tekanan sehingga tidak mampu memutarkan propeler


Keuntungan penggunaan mesin pencuci piring (Dishwasher)

Banyak sekali keuntungan yang akan didapat bila sobat hendak membeli sebuah mesin pencuci piring. Anehnya masyarakat kita Indonesia jarang menggunakan mesin ini. oleh karena itu sebagai bahan pertimbangan dan rujukan akankah sobat hendak membeli atau tidak, silahkan baca keunggulan penggunaan mesin pencuci piring dari pada mencuci secara manual

Lebih bersih
Tekanan air yang tinggi disertai suhu air yang panas pada saat proses pencucian menjadi kombinasi solid dan sulit terkalahkan sehingga kotoran yang menempel pada peralatan dapur yang hendak dibersihkan tersebut kalah

Waktu lebih Efisien
Sudah jelas, dengan menggunakan mesin pencuci piring, maka waktu yang diperlukan lebih cepat bila dibanding cara lama. Selain dari pada itu, efisiensi lain adalah sobat dapat mengerjakan pekerjaan lain sambil menunggu proses pencucian berlangsung

Lebih Higienis
Maksud higienis disini adalah tidak adanya campuran tangan dan udara langsung, sehingga pada proses pencucian tidak akan terjadi kontaminasi

Hemat air
Ini yang penting, air yang diperlukan mencuci piring dan teman-temannya lebih sedikit karena air yang dialirkan menggunakan sistem semprot. Oelh karena itu air yang digunakan akan lebih sedikit.

Selain dari pada kelebihan dan keunggulan yang ditawarkan oleh temannya mesin cuci ini (Dishwasher), ada juga kekurangan dan kekurangan ini mungkin menjadi penyebab orang indonesia jarang menggunakannnya

Harga yang mahal
Ini penting, harga dari mesin pencuci piring ini dapat mencapai harga Rp.16.000.000.00 dengan fungsi yang tidak terlalu dibutuhkan. Sebagaimana dijelaskan diatas sebelumnya, bahwa mesin ini digunakan di lestoran, sarta kalangan tertentu saja. Dibarengi dengan itu, kebiasaan orang kita yang selalu mencuci piring sendiri ketika sudah makan membuat beban mencuci piring tersebut lebih ringan

Sebagai bahan pertimbangan, berikut uraian harga mesin pencuci piring
Electrolux ESF 63020X dengan harga :  Rp. 11.350.100.
Henkel : Rp 6.550.100
Ariston Lft 116 Ax : Rp. 16.250.100
Waki : Rp. 14..850.000
Segala pertimbangan tergantung pada sobat bila mana sobat hendak membeli sebuah mesin pencuci piring ini.


Nah itulah pembahasan mengenai pembersih atau pencuci piring dan perawalatan dapur lain atau bisa juga disebut Dishwasher. Semoga dapat bermanfaat dan menjadikan pemecahan masalah bagi sobat

Posting Komentar

Ahli Kelistrikan teknologi

Oleh Wijdan Sidiq R

Seorang Lulusan Teknik Listrik Tahun 2015, pernah juga Praktek Kerja di CV. AryaTech untuk pembuatan panel Listrik PT. Schneider Electric Indonesia. Juga pemilik Ruko Kondang Service tempat gulung dinamo dan refarasi berbagai alat elektronik bersama ayahnya yang sudah berpengalaman lebih dari 25 tahun.