Apa itu Resistor? salah satu komponen elektronik sebagai tahanan

Daftar Isi
Apa itu Resistor?
Resistor wiklist

Bismillahorohmanirohim
              
  Pernahkah kamu membongkar sebuah sirkuit, modul, atau PHP, maksud saya PHB, itu loh yang hijau tempat menyimpan tiap komponen elektronik. Coba sobat perhatikan, komponen apa yang paling banyak terdapat disana, pasti tabung-tabung kecil yang ada kalung-kalung warnakan, itu namanya resistor.

Asal sobat tahu bahwa resistor pada umumnya memiliki bentuk menyerupai tabung lonjong, namun terdapat bulatan yang lebih besar  di dua sisinya, mimiliki dua kawat di taip sisinya dan memiliki empat  garis warna yang melingkar di bagian tengah sebagai kode seberapa Ohmkah tahannan dari resistor terebut.

Apa itu Ohm?

Ohm adalah nilai atau satuan dari tahanan suatu beban, komponen listrik. Misalnya satuan panjang adalah meter, satuan berat adalah gram, satuan arus listrik adalah ampere dan begitupun tahanan memiliki nilai satuan yang dilambangkan dengan Ohm ᾨ(omega). Bukan hanya beban atau komponen kelistrikan melainkan juga jenis penghantar biasa menggunakan hitungan tahanan Ohm untuk melihat seberapa baik penghantar mengalirkan arus listrik.

Ohm sendiri diambil dari nama Georg Ohm, ia adalah sang penemu satuan tersebut
Resistor berfungsi sebagai tahanan, atau menghambat, membatasi  arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian, sebelum menuju kebeban.

Kenapa dihambat (ditahan)?

Supaya arus listrik yang masuk dapat sesuai dengan kebutuhan beban sehingga dapat menambah ketahanan dari beban (energi listrik yang masuk) tersebut misalnya beban dari LCD atau LED. Selain dari pada itu resistor juga adalah penstabil arus masuk supaya beban (komponen) tidak terbakar. 


Oleh karena itu banyak para ahli kelistrikan yang mengatakan resistor adalah sebagai penstabil arus yang masuk.

Namun ternyata, bukan hanya itu saja fungsi dari resistor, ada beberapa fungsi lain dari resistor diantaranya :
-          Berfungsi untuk menurunkan tegangan agar sesuai dengan kebutuhan dalam suatu rangkaian
-          Bisa juga untuk membagi tegangan
-          Bisa juga untuk membangkitkan frekuensi tinggi dan frekuensi rendah dengan bantuan transistor dan kapasitor.

Karakteristik dari resistor adalah resistansi, toleransi, tegangan, koefiensi temperatur, induktansi,  kerja maximum dan power rating.


Resistor terbagi mejadi dua jenis, yaitu resistor biasa dan resistor Variable.

Resistor biasa adalah resistor yang berfungsi sebagai penghambat gerak arus listrik dengan nilai tidak dapat berubah atau tetap. Biasa digunakan untuk adaptor dan sirkut lain.

Resistor Variable adalah resistor yang memiliki nilai tahanan yang dapat berubah-ubah. Caranya dengan memutar  atau menggerakan komponen pembantunya. Misalnya ptensio meter yang terdapat diradio untuk mendapatkan sinyal yang bagus.

Resistor pada umumnya terbuat dari karbon ada juga yang dari logam.
gambar simbol Resistor
Resistor wiklist

Harga resistor

Selain memang dibutuhkan, alasan lain kenapa komponen satu ini sangat banyak adalah karena harganya yang sangat murah. Coba saya sobat berkunjung ke toko elektronik, misalnya ke kondang service (jadi promosi), harga reisitor Cuma Rp. 100, murah sekali bukan.

Demikian Artikel mengenai apa itu Resistor, semoga sobat dapat mengambil hikamh dari corat-coret saya ini.


Posting Komentar

Ahli Kelistrikan teknologi

Oleh Wijdan Sidiq R

Seorang Lulusan Teknik Listrik Tahun 2015, pernah juga Praktek Kerja di CV. AryaTech untuk pembuatan panel Listrik PT. Schneider Electric Indonesia. Juga pemilik Ruko Kondang Service tempat gulung dinamo dan refarasi berbagai alat elektronik bersama ayahnya yang sudah berpengalaman lebih dari 25 tahun.