TOR OVL! Mengenal lebih jauh Thermal Overload Relay dalam dunia kelistrikan

TOR OVL! Mengenal lebih jauh Thermal Overload Relay dalam dunia kelistrikan

Bismillahirohmanirohim
OVL
Kenalkah kamu dengan komponen yang terdapat pada gambar diatas?
Kanalan dulu donk!

Namanya Thermal Overload Relay atau biasa disingkat TOR, bukan TDR karena TDR itu singkatan dari Timer delay relay. Thermal Overload Relay digunakan untuk pengaman beban lebih dalam sebuah rangkaian instalasi tenaga.

Thermal Overload relay juga bisa disingkat dengan nama Overload atau OVL atau O/L
Biasanya beban yang diamankan pada rangkaian adalah Motor Listrik 3 fasa

TOR biasa di kombinasikan bersama dengan Kontaktor magnet dengan menghubungkan terminal utama bernomor 2 4 & 6 dari kontaktor magnet ke terminal / kotak hubung nomor  1 3 & 5 dari overload. Ini bertujuan untuk mempercepat pekerjaan, juga sebagai cara menghemat bahan dan yang lebih penting adalah lebih aman karena tidak membutuhkan ruangan yang banyak.

Baca juga artikel sangat terkait ini 11 macam alat pengaman arus listrik atau circuit Beaker dari berbagai kategori

Dalam suatu rangkaian, Overload di gambarkan seperti ini
TOR OVL! Mengenal lebih jauh Thermal Overload Relay
simbol

Prinsip kerja overload (TOR) adalah merubah kontak hubung NO ke NC dan NC ke NO yang bekerja bila panas beban melebihi derajat atau arus beban Normal.

Tidak seperti kontaktor magnet yang menghubungkan dan memutuskan kontak utama listrik 3 fasa NC ke NO, Overload tidak memutuskan kontak utama karena kontak utama overload berfungsi untuk mengukur panas (elemen panas) dan hannya merubah kontak bantu NC nomor 95 dan 96 pada posisi NO atau terputus. Oleh karena itu, penggunaan Overload harus benar, karena overlaod tidak dapat bekerja bila tidak dipasang dan di rangkaian dengan benar.

Lalu bagaimana cara merangkai overload dalam suatu rangkaian instalasi tenaga?

Oke saya jelaskan

Bisa lihat gambar di bawah ini
TOR OVL! Mengenal lebih jauh Thermal Overload Relay
bagian - bagian

Sebelum lebih lanjut cara memasang, apakah sobat sudah tahu bagian – bagian dari Overload?

Ok ini saya jelaskan terlebih dahulu Bagian – bagian dalam Thermal Overload Relay

Terminal / kontak hubung

Berfungsi untuk mengubungkan arus / Kebel atau penghantar lain untuk dirangkainsedmikian rupa sesuai keinginan perangkainya. Biasanya kotak hubung dalam overload itu ada kontak hubung utama dan kontak hubung bantu yang biasanya memiliki dua kontak yaitu NC dan NO
Elemen

Elemen akan memproses beban lebih kedalam panas sehinga ketika bean berlebih, maka elem akan panas.

Elemen 2

Maksudnya elemen (alat, admin lupa lagi namanya) yang terhubung langsung dengan elemen panas, sehingga ketika panas pada elemen satu, maka elemen dua akan terpisah dari elemn satu dan akan merubah Kotak hubung didepanya.

Penggerak

Penggerak disini maksudnya adalah alat untuk merubah NC jadi NO dan NO jadi NC setelah elemen berproteksi

Tombol reset

Ketika OVL terproteksi, maka sobat perlu merubah kemabali ke pengaturan awal, atau possi semula dengan menekan tombol resest

Tombol uji coba

Ini bertujuan mentripkan atau meproteksikan OVL secara manual, hal ini bertujuan untuk mencoba apakah rangkaian sudah berfungsi dengan benar atau tidak.

Pengatur Ampere

Ini adalah alat pengatur seberapa sobat ingin agar OVL terproteksi, biasanya diatur sedikit diatas beban Normal pada motor agar tidak membahayakan Motor.

bagi sobat yang bingun apa itu NO dan NC silahkan dibaca Mari kita bahas dengan detail NO dan NC dalam dunia kelistrikan

Ok kita lanjutkan cara memasangnya!

Kita pasang terlebih dahulu terminal NC 1 3 dan 5 pada overload ke terminal / kotak hubung 2 4 & 6 pada kontaktor, karena pada umumnya, kontak hubung nomor 1 3 5 pada OVL itu meanjang karena memang bertujuan untuk dikombinasikan dengan kontaktor magnet.

Dan arus / kabel lanjutannya ada pada terminal 2 4 6 pada OVL yang langsung terhubung untuk menuju ke beban.

Perhatikan kontak hubung bernomor 95 dan 96, nomor ini berposisi NC yaitu dalam posisi tertutup atau terhubung sebelum terjadi gerakan atau sebelum OVL berproteksi, dan akan menjadi NO, atau terbuka, ataupun terpustus bila proteksi dari OVL bekerja.

Pertanyaannya adalah, untuk apakah kontak hubung NC itu?

Bila di sesuaikan dengan prinsip kerjanya, kontak hubung NC 95 96 dipasang sebelum tombol stop dan sesudah MCB pada rangkaian pengendali. Ini bertujuan untuk menghentikan pergerakan arus yang mengalis pada koil kontaktor dan otomatis kontaktor magnet mati dan akan memutus hubung arus listrik 3 fasa.

Bisa juga dihubungkan  pada awal masuk arus netral, keuntungannya adalah mempermudah pekerjaan dan menghemat bahan. Tapi ada juga kelemahan cara ini,yaitu bila tidak hati-hati maka akan sangat rawan kosleting listrik.

Kedua cara diatas sama sama untuk menghentikan kerja kontaktor magnet, jadi masih banyak cara agar kontaktor magnet mati dengan proteksi OVL bekerja. Karena tujuan awal diciptakannya OvL adalah untuk mengamankan Beban dari arus lebih. Maka dari itu jangan tidak menjadi keharusan bagi sobat memasang OVL sesuai dengan apa yang saya jelaskan... hehe

Namun saya menggunakan cara kedua dengan cara mengabungkan arus netral pada 95 dan 96 sebelum masuk ke koil karena pengaman pada fasa sudah ada yaitu MCB dan MCCB, biar adli saja, jadi saya memasangnya buat netral. Ini pengalaman saja...

Nah, asala sobat tahu bahwa dalam sebuah Thermal Overload Relay umumnya bukan hanya terdapat kotak hubung NC , namun juga ada yang NO. Meskipun masih banyak juga yang hanya memiliki satu kotak hubung NC 95 – 96
Lalu untuk apakah kontak hubung NO?

Dalam sebuah rangkaian elektronik terdapat LED (lampu) yang berfungsi untuk memberitahukan

Motor dalam keadaan mati, lampu biasa warna hijau

Motor dalam keadalan Hidup, lampu biasa warna merah

Motor dalam keadaan trip (bermasalah) biasa berwarna kuning

Aturan ini saya lihat dalam panel Schneider Electric. Saya tidak tahu panel lain.

Namun bukan itu masalah dan tujuan artikel ini, kembali ke pembahasan awal tentang Thermal Overload Relay (TOR). Tadi sampai mana yah...

Bagaimana memberitahu Human atau manusia bahwa ternyata motor dalam keadaan trip? Tentunya salah satu sinyalnya adalah dengan lampu trip yang berwarna kuning.

Itulah alasan terdapat kontak hubung NO yang biasa bernomor 97 – 98, pada sebuah rangkaian Instalasi tenaga. Untuk memberitahu manusia bahwa motor kelebihan beban dan panas.

Kotak hubung NO 97 – 98 dilalui oleh arus Fasa yang masuk ke LED (lampu), sehingga ketika OVL berproteksi maka Kotak hubung NO (terbuka) akan tertutup atau tersambung dan mengalirkan arus pada LED (lampu) sehingga lampu menyala.

Kotak hubung NO juga dapat di rangkaian dengan alarm, tergantung kebutuhan dan tujuan sobat ingin seperti apa.

Dibawah ini adalah contoh pemasangan OVL dalam bentuk rangkaian pengawatan
TOR OVL! Mengenal lebih jauh Thermal Overload Relay
contoh pemasangan Overload


Dalam rangkaian diatas, dijelaskan bahwa bila tombol start ditekan maka kontaktor akan hidup dan motor akan berputar, namun bila motor beban motor berlebih, maka arus, penghantar(yaitu kabel) akan panas, dan akan meproteksikan OVL sehingga OVL akan merubah kotak hubung NC ke NO dan Kotak hubung NO ke NC. Itu bearti motor akan berhenti karena arus terputus (kontaktor mati) dan akan menghidupkan LED warna kuning yang berarti itu adalah bukti bahwa rangkaian Trip.


Demikian artikel tentang OVL semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat.

Artikel Terkait

0 Response to "TOR OVL! Mengenal lebih jauh Thermal Overload Relay dalam dunia kelistrikan"

Post a Comment

blog keren lainnya

bagi kawan-kawan yang menginginkan hidup sehat dan terhindar dari berbagai penyakit, serta mengetahui asal dari penyakit dan cara mengatasinya, bisa berkunjung ke blog dibawah ini

Obat bawang putih

InsyaAllah dapat membantu

terima update Blogku dengan EMAIL